Tanggung Jawab Sosial Alfamart untuk Perempuan Cianjur



“mimiy,,kakak mau susu miy.!” Kata natya saat kami sedang dalam perjalanan.
“iya, nanti kita mampir di Alfamart ya kak..” jawabku seketika.

Setiap kali dalam perjalanan, rasanya gak pernah alpa buat mampir ke Alfamart buat sekedar belanja minuman atau kebutuhan lainnya. Hal itu membuktikan bahwa keberadaan gerai minimarket dengan jaringan member terbanyak itu sangat dekat dengan masyarakat, bisa kita temui dimana saja dengan mudah, bahkan pada wilayah pelosok sekalipun. Nah, hadirnya Alfamart di tengah-tengah kehidupan kita tentu saja tak sebatas sebagai tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari saja, melainkan Alfamart sebagai salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia juga turut serta bertanggung jawab atas kehidupan sosial di Indonesia yaitu melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR). Jadi selain memudahkan kita dalam membeli berbagai keperluan sehari-hari, dari sisi kita sebagai konsumen juga turut berpartisipasi bersama Alfamart dalam menjalankan program CSR nya supaya masyarakat Indonesia lebih berdaya dan sejahtera.

Nah, bicara tentang tanggung jawab sosialnya Alfamart, saya beruntung karena kemarin tanggal 18 November 2017 turut diundang dalam kegiatan Program Pemberdayaan Masyarakat  yang mengusung tema Pelatihan Kerajinan Daur Ulang. Saya setuju kata sahabat saya teh Okti yang bilang ‘semua orang sudah tahu barang bekas kalau didaur ulang dengan kreatif bisa jadi sesuatu yang bermanfaat. Yang sulit ternyata adalah mempraktekkannya’. kata-kata itu benar-benar menohok tapi saya percaya bahwa Setiap orang bisa kreatif, hanya asal ada kemauan melakukannya.

Nah, kegiatan pelatihan yang diadakan di aula gedung Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Cianjur itu dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Radar Cianjur. Kegiatan ini tentu saja dilakukan guna membuka wawasan bagi para peserta yang tak lain adalah ibu-ibu rumah tangga, kelompok wanita tani dan juga pelaku UMKM bahwasanya sampah daur ulang bisa dikreasikan menjadi berbagai macam kerajinan yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah ekonomi. Dari kegiatan ini pula teselip pesan edukasi kepada para peserta agar dapat memanfaatkan dan mengolah barang limbah yang semestinya tidak hanya dibuang. Sehingga harapan besar kedepannya setiap peserta mampu mempraktikkan ilmu yang sudah dipelajari untuk kemudian menjadi jalan mata pencaharian yang baru bagi keluarga.

Seperti yang dikatakan oleh teh Elisa Refila selaku Coorporate Communication Brand Alfamart, bahwa tujuan kegiatan ini diadakan adalah sebagai wujud nyata berkontribusi kepada masyarakat khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui kaum perempuan, dengan kegiatannya melalui pelatihan. Harapannya ke depan peserta pelatihan bisa terus memproduksi agar bisa menambah penghasilan keluarga.

Yang lebih menarik, kegiatan kreatif ini dipandu langsung oleh narasumber yang memang sudah berpengalaman di bidang mengolah limbah, ada ibu Leny Mulyani dari Rumah Kreatif Naria yang sehari-seharinya produksi berbagai macam kerajinan dari sampah plastik dan juga kerajinan akrilik. Di kediaman beliau juga diketahui ada PAUD/TK yang anak-anak didiknya seringkali diajarkan membuat berbagai macam kerajinan dari sampah daur ulang. Keren sekali engkau bu..kapan-kapan saya main ke rumah ya bu..



Jadi kemarin itu kami membuat keranjang buah dari leher gelas plastik yang dipotong dan kemudian dianyam dengan bantuan tali. Tekniknya cukup simpel dan bisa dikerjakan setiap orang, sehingga kita tidak perlu khawatir akan kesulitan mengerjakannya, asalkan ada kemauan pasti bisa.



Terimakasih ya Alfamart & Radar Cianjur, hari ini sungguh berharga.  Kegiatan ini penuh dengan energi kreatif, betapa senangnya..dapat pengetahuan baru, dapat teman baru dan dapat pengalaman baru. 


Komentar

  1. Keren tulisannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe makasih yaa..
      Padahal menurutku tulisannya biasa aja..😁

      Hapus
  2. Kalau sudah ada ilmunya tinggal prakteknya ya...
    Sejak itu saya kumpulkan deh plastik gelas minuman. Lumayan kalau udah dapat 50 bisa buat satu tempat permen hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener teh..botol botol plastik yg lebih kokoh juga dengan sedikit sentuhan (misal dipotong hanya badannya saja kemudian dicat lucu2) bisa jadi pot pot kecil untuk tanaman rumahan. Heheh
      Kita berkreasi bareng yuk teh di rumah..😊😊

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gravitasi Kartini: Emak Tetep Boleh Punya Cita-cita Terbang Ke Bulan

Suka Duka Menjahit Tote Bag

Chatham House Rules jaminan kerahasiaan diskusi